Latest Entries »

Sekian lama blog ini vakum dan ga keurus selama berbulan-bulan, tiba-tiba gw kepikiran bwt mengisi blog ini lagi dengan post baru.

Mengingat belakangan ini gw sering bolak-balik Jakarta-Medan karena mesti nemenin si dedek bwt check-up di Penang (itu alasan pertamanya, alasan keduanya adalah buat jalan-jalan dan cari-cari makanan enak!! ;P ), jadi sekarang gw punya kebiasaan baru yaitu : plane-hopping.. Karena setelah dihitung-hitung, tahun lalu gw berhasil mecahin rekor naik-turun pesawat sebanyak 20 kali..!!!

Karena keseringan bolak-balik naik pesawat dari Jakarta-Medan selama 2 tahun terakhir ini, gw jadi terbiasa dengan setiap keadaan yang ada di airport Soekarno-Hatta sama Polonia, terutama pola tingkah penumpang yang bakal naik ke pesawat itu.

Ga cuma itu, gw juga jadi sering memperhatikan pola tingkah orang Medan yang mw pulang ke kampung halamannya, baik dari Jakarta maupun dari negara tetangga… Terkadang kelihatan menyebalkan, terkadang bikin ketawa-ketawa sendiri, tapi terkadang juga membuat gw berpikir kalo kebiasaan seseorang itu dapat menentukan kebiasaan keseluruhan orang-orang yang tinggal di kampung halamannya…

Klo bs diklasifikasikan (ya bisalah ya… Klo ga bisa, ngapain ditulis??? -.-”) , tipe-tipe orang yang gw temui selama gw plane-hopping adalah sebagai berikut:

1.Tipe  “Let’s make myself at home”

Sesuai nama tipe-nya, orang-orang seperti ini punya ciri khas sebagai berikut:

- Umumnya berusia setengah baya, umur 50 tahunan ke atas. Bisa perempuan ato laki-laki.
- Punya kecenderungan untuk memotong barisan di saat mengantri, baik itu ketika mau check-in ato pun saat mau boarding.
- Ketika mereka terpisah satu atau dua nomor tempat duduk dari pasangannya, baik itu istri atau suami ataupun anggota keluarga mereka yang lain, beberapa dari mereka nekat duduk di kursi milik penumpang lain. HANYA supaya mereka bisa duduk di samping pasangannya.
- Suka meletakkan kedua tangannya di arm rest kursi dengan santai, tanpa menyadari kalau penumpang di sebelah tempat duduk mereka juga pengen mengistirahatkan tangannya di sana.
- Bahkan yang lebih parah, terutama ibu-ibu yang membawa handbag dan dipangkunya sewaktu duduk, mereka suka grasak-grusuk ngebongkar isi tas. Ga peduli kalau mesti menyenggol perut orang yang duduk di sebelahnya. (Kebayang kan kalo perut lu tiba-tiba ketekan dari samping di saat elu lagi tidur?? Kalo ga, tanya langsung aja ke gw, cos I felt it before… It’s super annoying!!)
- Suka ngebawa makanan ringan sendiri yang disimpan di tasnya (khususnya ibu-ibu). Entah itu cuma sekedar permen, sampe sebungkus besar kacang G*ruda!!!
- Buat yang bapak-bapak, grasak-grusuk yang mereka lakukan bukan ngebongkar isi tas, tapi baca koran sampai orang sebelahnya pun bisa ikutan baca dari samping.
- Kalo merasa waktu penerbangan terlalu lama, mereka suka ngeliat jendela dan ngedumel sendiri karena kelamaan. Begitu juga kalo udah mendekati waktu mendarat, duduk pun udah ga tenang.
- Suka menyalakan HP sesaat setelah pesawat mendarat, meskipun pesawat belum parkir dengan sempurna di runway-nya. Sambil turun dari pesawat, langsung buru-buru nelpon sodara buat ngasih tau kalo dia udah sampe. (Bu, ga tau yah kalo di semua airport sekarang ada layar pengumuman bwt ngasih tau pesawat apa yang udah nyampe ato belon??? Swt daahh…)
- Orang-orang seperti ini sering gw temui di penerbangan dari Jakarta-Medan ataupun sebaliknya. And all of them are pure Indonesians… 


2. Tipe “Hemat uang bagasi pesawat”

- Sering ditemui di penerbangan Medan-Penang ato pun penerbangan asal Medan yang menuju ke Malaysia.
- Selalu jadi penumpang yang punya hand luggage paling banyak, karena yang ditaruh di bagasi cuma sedikit.
- Selalu berada di antrian paling depan saat boarding, supaya bisa meng-”invasi” semua kompartemen yang kosong di pesawat.
- Kalo dapat antrian boarding di belakang, biasanya jadi penumpang yang sibuk sendiri karena mesti nyusun barang-barangnya di kompartemen supaya semuanya bisa masuk. Yang paling parah, di saat hampir semua penumpang udah pada duduk, mungkin dia jadi satu-satunya yang masih berdiri karena masih sibuk ngurusin hand luggage-nya. Kalo situasi-nya udah begini, cabin crew cuma bisa geleng-geleng kepala, udah bo huat bwt ngebantuin!!!
- Kalo mereka ga mau ribet, biasanya suka numpang sama orang lain yang ga dikenal untuk bisa masukkin barang-barangnya mereka ke bagasi.

3. Tipe “The old first-time flyer”

Sori, bukannya bermaksud menghina, tapi gw selalu geleng-geleng kepala kalo ngeliatin orang-orang lansia yang naik pesawat. Even my own grandma don’t do those things!!!

- Diawasi terus sama anak-anaknya, baik itu soal cara pake sabuk pengaman, ditemenin masuk lavatory, dll.
- Sometimes punya kesamaan ciri-ciri dengan tipe 1.
- Cemilan yang dibawa tergantung sama etnisnya. Kalo Chinese, ga bawa apa-apa kecuali minyak angin (obat anti mabok). Sedangkan yang Batak, biasanya bawa daun sirih buat digigit-gigit di pesawat.

4. Tipe “I don’t really care others”

- Biasanya golongan anak muda, umur di bawah 30 tahun. Masi kuliah,
- Serba cuek, yang penting ngikutin prosedur aja supaya cepat nyampe.
- Waktu di pesawat, kerjaannya ga jauh-jauh dari baca buku, dengerin iPod, paling mentok yaa… tidur!!!
- Ga niat bwt bercengkrama dengan penumpang lain, cuma pengen asik sama dunianya sendiri…

Demikian pengamatan gw selama plane-hopping kali ini, kapan-kapan gw sambung lagi yah..!!!

Hehehehehe…

GOD Bless…!!

Regards,

-Kika-

“Karisma membuatmu berada di atas, tapi karakter-lah yang membuatmu bertahan di sana..”


Well, guys.. Kembali ke hari Senin, dimana kesibukan dimulai lagi. Gw mesti bangun cepat lagi dan buru-buru ke kampus untuk masuk kelas pagi jam 7.15, tapi selesai jam 9, trus baru dilanjut kelas lain lagi ntar sore jam 14.30. Blum lagi jam 5 sore gw harus ada rapat lagi..

Mengingat gw ada rapat acara pas jam 5 sore nanti, tadi pagi gw tiba-tiba ingat satu kalimat di atas waktu di jalan menuju ke kampus. Sebenarnya kata-kata ini datang bukan cuma sengaja datang, tapi gw teringat kata-kata ini karena ketua panitia acara gw ini kelihatannya tidak terlalu mementingkan kata-kata yang udah gw sebutkan tadi.

Di persiapan acara ini, gw ditunjuk buat bantuin jadi salah satu koordinator divisi dan gw juga udah mengumpulkan beberapa adik kelas untuk jadi tim kerja gw. Panitia acara ini sendiri sebenarnya udah dibentuk tepat satu tahun yang lalu dan persiapannya udah sering tertunda karena beberapa masalah internal, salah satunya adalah karena beberapa panitia dari satu angkatan yang sama mengundurkan diri dari kepanitiaan secara bersamaan. Hal ini sempat membuat kepanitiaan ini jadi “timpang sebelah” dan terhenti sementara.

Gw sendiri sempat bingung kenapa mereka berkeinginan untuk mengundurkan diri, padahal sebenarnya gw merasa ga ada hal-hal signifikan dan bermasalah terjadi di dalam kepanitiaan ini. Tapi setelah gw usut-usut lagi, ternyata mereka mengundurkan diri karena masalah kepemimpinan si ketua panitia yang menurut mereka terlalu tegas, dan terlalu mengutamakan “kekuasaan”, jadi membuat mereka tidak berani bertindak ini-itu hanya karena si ketua memutuskan sesuai kehendaknya sendiri. Mereka merasa setiap kali datang ke rapat, mereka merasakan suasana yang terlalu tegang dan itu membuat mereka ga tahan sama situasi itu.

Menurut gw sendiri, itu hal yang terlihat ga dewasa, karena sewaktu gw masuk ke dalam rapat, gw ga merasakan hal itu. Mungkin gw ga merasakan hal itu karena gw teman seangkatan dengan ketua panitia dan sudah terbiasa dengan tindakannya dia. But I should learn to put myself on their shoes, karena ga semua orang punya perasaan yang sama dengan gw. Mereka berhak mengeluarkan pendapat dan bertindak sesuai keinginan mereka, serta menurut mereka benar. Gw sendiri bertindak apa yang menurut gw benar, jadi gw ga terlalu ikut campur dengan keadaan ini dan gw lebih baik mengerjakan pekerjaan gw sendiri yang jauh lebih penting.

Seiring berjalannya waktu, si ketua mulai berusaha untuk mencari panitia baru untuk menggantikan panitia-panitia yang sudah keluar. Tapi begitu si ketua udah menemukan panitia-panitia yang baru, dia udah mulai jarang ngajakin kita (baca: panitia) untuk ngumpul dan rapat bersama lagi. Semuanya udah mulai jalan sendiri-sendiri. Acara juga diundur, dan setelah hampir 5 bulan panitia terbentuk, gw baru sadar satu hal: PROPOSAL ACARA BELUM DI-APPROVE SAMA ORANG-ORANG ATAS!!!

Melihat kenyataan ini, gw yang berusaha untuk mengikuti cara kerja orang pada umumnya adalah menunggu proposal acara untuk diterima, dan gw ga berani menyentuh pekerjaan gw karena keadaan yang masih belum pasti. Gw ngelihat ketua gw masi santai-santai dan me-remind gw cuma sekedar kalau dia ingat dan kepikiran sama gw.

Dan sekarang, proposal sudah di-approve dan waktu tinggal 3 minggu lagi menuju hari H, kita belum ada progress sama sekali. Si ketua masi ga pernah ngumpulin kita untuk rapat. Kerjaan dia masi sama, hanya mengingatkan pekerjaan gw kalo semisalnya dia ingat sama gw. Yang gw perhatikan, dia lebih memilih untuk senang-senang sama temannya, dibandingkan bekerja dan bersusah-susah. Gw akui, gw sendiri ga berusaha dan bersusah-susah, karena gw melihat dia sendiri ga mau melakukan hal yang sama. Kalo dari ketuanya sendiri ga mau bersusah payah, buat apa gw bersusah payah juga??

Mengingat kejadian tentang panitia yang sempat keluar bersamaan beberapa waktu yang lalu, gw jadi berpikir untuk melakukan hal yang sama juga. Gw berpikir untuk keluar dari kepanitiaan ini, karena panitianya udah kehilangan fokus, ga ada lagi kesatuan hati. Di kepanitiaan – kepanitiaan sebelumnya, gw juga sempat berpikir untuk keluar, tapi alasannya adalah karena gw udah ga sanggup lagi dengan kerjaan-kerjaan yang semakin lama semakin banyak, dan gw udah mengeluarkan cukup banyak tenaga untuk melakukan pekerjaan itu. Tapi sekarang, gw justru pengen keluar karena alasan yang simpel, hanya karena: Gw ga melihat fokus dari ketua dan gw udah ga bisa memberikan kontribusi apa-apa lagi karena gw ga tau apa yang harus gw kerjakan. IT’S THAT SIMPLE..

Gw bukan berniat untuk menjatuhkan kedudukan si ketua karena apa yang sudah di lakukan, tapi apa yang dapat gw pelajari dari kalimat yang gw tulis di bagian atas itu menunjukkan bahwa karakter itu hal yang penting. Konsistensi dan kedewasaan sangat diperlukan waktu elu memimpin orang-orang di bawah elu, meskipun sebenarnya pengalaman elu ga banyak di mata orang. That’s all…

Moga-moga cerita ini bisa jadi bahan refleksi bwt teman-teman semua… Thx…

GOD Bless!!

Rgrds,

-Kika-

Well, mungkin udah cukup banyak dari kalian para Shawol yang mendengar kejadian ini…

Sejujurnya, gw sendiri ga kebagian tiket nonton dan kalo kebagian pun, gw ga sempet bwt nonton karena ada urusan lain. Dari tadi pagi, udah cukup banyak berita yang gw baca via twitter mengenai insiden cukup bikin ‘rusuh’ selama Korean-Indonesian Friendship Festival kemaren malam di Tennis Indoor Senayan…

Ada beberapa pihak yang mengatakan kalo kerusuhan itu cuma sebatas hoax, alias boongan doang… Ada juga yang bilang kalo itu beneran.. Tapi, mau itu beneran ato ga, di sini gw cuma mau memberikan sedikit pendapat gw, sebagai seorang K-Pop lover, bukan sebagai Shawol..

Kalo semisalnya berita yang melaporkan bahwa para personil SHINee diperlakukan kasar oleh fans pada saat mereka di back stage itu memang benar, well, kita bisa bilang apa lagi? Berdasarkan pengalaman gw selama kuliah dan sering gabung di kepanitiaan suatu acara, gw cuma mau kasih masukan aja:

1. Panitia harusnya memperketat keamanan, baik di depan maupun di belakang panggung. Kita harusnya tahu siapa artis yang kita undang dan seberapa besar fanbase-nya mereka dan seberapa banyak pula penonton yang akan datang. At least panitia belajar mengetahu gimana sikap para fans secara garis besar. Mungkin SHINee blum pernah ke Indonesia, tapi kan SHINee udah sering dateng ke negara-negara lain dan dari situ panitia bisa belajar gimana sikap para fans waktu ktemu sama mereka. Belajar “baca situasi” laah…

2. Tiket masuk ke acara begini seharusnya ga dibagikan secara gratis. Kalo emang mereka fans berat-nya salah satu artis, gw yakin mereka pasti akan rela mengeluarkan sedikit uang dari kantong mereka untuk bisa menonton artis favoritnya itu. Fans yang alay, itu kebanyakan hanya kepengen dapet “durian jatuh”.  Kasian sama fans lain yang ga dapet kesempatan untuk nonton artis favoritnya, karena justru orang-orang yang ga bisa menggunakan kesempatan dengan baik malah mendapatkan kesempatan itu.

3. Buat fans-fans yang alay dan udah bikin keributan, coba kalian pikirkan… Kesalahan yang kalian lakukan kemarin malam itu akhirnya jadi tanggung jawab bersama para Shawol Indonesia.. Nama Shawol Indonesia mungkin udah tercemar, ga hanya di mata Shawol Internasional, tapi juga di mata para personil SHINee dan para staff SM Entertainment yang bersangkutan.. Kalo sekarang para Shawol Indonesia bikin project mendadak untuk mengirim surat permintaan maaf ke SHINee, itu sebenarnya karena mereka masih sayang sama SHINee.

4. Perlakuan kasar ke SHINee bisa berdampak ke seluruh artis SM Entertainment. SM mungkin ga bakalan ngirim artisnya lagi ke Indonesia, karena banyak pertimbangan dan salah satu karena kejadian kemaren malam. Guys, kalo SHINee yang kita anggap sebagai tamu dari Korea Selatan sebanyak 5 orang aja kita ga bisa sambut dengan baik, gimana lagi dengan SNSD ato Suju yang isinya jauh sampe 9-13 orang datang ke sini?? Sanggupkah kita?? Ingat, hal-hal kecil yang kalian lakukan bisa berdampak besar loh!!! Ga peduli itu hal positif atau negatif, apa yang kamu tabur, itulah yang akan kamu tuai…

Oke, gw di sini bukan untuk memperbesar masalah atau membuat masalah ini menjadi berlarut-larut, tapi gw cuma menyampaikan opini sebagai rasa prihatin. Buat para K-Pop Lovers dan para big fans of Korean artists, ini jadi peringatan untuk kita, jangan sampai kejadian yang sama terulang lagi. Kalo pun ada artis Korea yang datang lagi ke sini, mohon kerja sama-nya untuk mengantisipasi dang menanggulangi segala bentuk hal-hal yang tidak diinginkan.

To all of Korean artists, especially SHINee, we apologized for the inconvenience… Please come again and we make sure that nothing bad will happen again.. Fighting!!!

Thanks 4 ur attention all..!!

GOD Bless!!

Rgrds,

-Kika-

Seriusan, video ini lucu bangeett…!!!

Remake lagu “Hot n Cold”-nya Katy Perry barengan sama Elmo di Sesame Street. Ceritanya Katy mau main dress-up sama Elmo, tapi Elmo-nya kayak kelihatan ragu-ragu buat main itu.. Hahaha..

Liriknya sendiri ada beberapa yang diubah, mungkin karena liriknya yang asli ga cocok untuk penonton segala umur. (secara kan, dia duetnya bareng sama Elmo, pasti anak-anak di bawah umur 12 tahun juga ikutan nonton. Kalo ada bahasa-bahasa ‘kebun binatang’-nya, gimana jadi dunia ini?? ;P)

Enjoy this video, guyys…!!!

credits to: KatyPerryMusic

Guys, sekedar mau share aja nih. This is one of my favorite song, it really reminds me of my home, my family, and also my dreams. Just listen to it and enjoy the lyrics… GOD Bless!!!

credits to: WaltDisneyStudiosFR

You tucked me in, turned out the light
Kept me safe and sound at night
Little girls depend on things like that

Brushed my teeth and combed my hair
Had to drive me everywhere
You were always there when I looked back

You had to do it all alone
Make a living, make a home
Must have been as hard as it could be

And when I couldn’t sleep at night
Scared things wouldn’t turn out right
You would hold my hand and sing to me

Caterpillar in the tree
How you wonder who you’ll be
Can’t go far but you can always dream

Wish you may and wish you might
Don’t you worry, hold on tight
I promise you there will come a day
Butterfly fly away

Butterfly fly away, butterfly fly away
Flap your wings now you can’t stay
Take those dreams and make them all come true

Butterfly fly away, butterfly fly away
We’ve been waiting for this day
All along and knowing just what to do
Butterfly, butterfly, butterfly, butterfly fly away

Butterfly fly away
Butterfly fly away

It’s the first of October, everyone!!! Ga berasa kayaknya tiba-tiba udah mau masuk akhir tahun, sudah bulan Oktober, berarti tinggal 2 bulan lagi tahun 2010 udah mencapai ujungnya. Wooww… Time flies so fast..

Inget post gw kemaren tentang SHINee’s comeback dengan lagu “Hello”-nya?? Well, to keep all of you updated, hari ini mereka baru aja muncul lagi di comeback stage-nya KBS Music Bank.. It looks great, ditambah lagi pembagian lagunya yang menurut gw cukup adil, karena disini MinHo kebagian cukup banyak part vokal, bukan rap doang (tapi percaya deh, rap-nya MinHo tetap paling oke!! Haha!)\

Enjoy it, everyone!!

credits to : UnknownCarrot160

Karena udah memasuki bulan Oktober, itu berarti MINGGU DEPAN gw dah mulai UTS!! Well, I’ll pray for the best, terutama bwt laporan KP gw yang patut gw syukuri karena semuanya berjalan lancar-lancar aja. Bersyukur sama Tuhan kalo udah bisa KP dan laporan KP-nya ga terlalu banyak masalah besar yang harus dihadapi…

GOD Bless my mid-term exam… Ammeenn…

GOD Bless u all!!!

Rgrds,

-Kika-

Hello..

Ya, judul post kali ini mungkin udah terlalu sering kalian dengar, tapi gw sengaja nulis judul ini karena ini judul lagunya SHINee yang baru…!!!

Yup2, SHINee!!! Kalian ga salah denger kok. Hehe.

Setelah udah promo lagu “Lucifer” udah selesai dari beberapa minggu yang lalu, kali ini SHINee comeback lagi, dengan konsep baru dan album repackaged-nya!! Baru tadi pagi, music video teaser-nya keluar. So, I’ll give it to you, guysss…!!

credits : sment

How is it, guys?? Sejujurnya, gw ngerasa kalo konsep baru mereka ini agak beda-beda tipis sama konsep-nya Super Junior yang “No Other”. Temanya sama-sama jatuh cinta, konsep videonya yang keliatan seperti cowo yang mau menyatakan cinta ke cewek-nya, plus koreografi-nya yang keliatannya bakal ga beda-beda amat… Untuk mengatasi rasa penasaran, let’s see comeback stage mereka besok di Music Bank.. Okeh??

GOD Bless!!

Rgrds,

-Kika-

Another update for you, guys!!

Setelah hampir dua minggu gw libur lebaran dan bersenang-senang di kampung halaman, akhirnya gw mesti balik lagi ke ‘habitat’ gw yang semula. Di kamar kos dengan ukuran 5×5 ini, dan download drama korea di sana sini. Hehehehe

Mungkin ada beberapa dari kalian yang udah nonton “King of Baking, Kim Tak Gu” ato terjemahan asli dari KBS-nya itu “Bread, Love and Dreams”. Good drama, right? Ceritanya bagus, dengan background tahun 80-an, tentang perjuangan seorang anak muda, Kim Tak Gu yang berusaha untuk bisa meraih cita-citanya buat jadi pembuat roti nomer satu. Meskipun dengan banyak masalah dan halangan selama dia meraih cita-citanya itu, Kim Tak Gu ga pantang menyerah.

Jalan ceritanya yang udah jarang banget kita dapet dari drama-drama Korea yang biasa kita tonton, bikin “King of Baking” ini jadi drama nasional dengan rating rata-rata mencapai 50% di Korea Selatan loohh!!! This drama is a must-watch serial, guyss..!!!

Ask me if you want the whole series of the drama!!! OK?? ^______^

Drama ini udah selesai tanggal 16 September kemaren di Korea Selatan, dengan total 30 episode, rencananya bakal diganti sama drama “Fugitive”, yang katanya bakal dibintangi sama Rain, Choi Daniel, dll. Well, let’s see if this drama also can do well… Hmmmm…

Drama lainnya yang sedang gw tonton sekarang ini juga lumayan unik. Mungkin banyak yang udah liat ceritanya di blog-blog lain, but I’ll make sure that I won’t tell you the same way as they are…

Judulnya:

SungKyunKwan Scandal” !!!

Buat temen Cassiopea yang kangen sama aksinya Micky Yoochun, ini salah satu drama yang harus kalian pantengin bwt ngeliat Micky Yoochun comeback setelah Trio JYJ (Junsu, Yoochun, Jaejoong) vakum dan resmi keluar dari SM Entertainment karena masalah kontrak.

Buat yang berpikir kalo ini cerita sejarah atau Saeguk Korea yang biasa kalian tonton, yang penuh dengan strategi, perang, ato kehidupan di kerajaan… Well, drama ini menunjukkan kalo sebenarnya Saeguk ga cuma tentang hal-hal yang sebelumnya gw sebutin.

Dari judulnya, udah ketahuan kalo drama ini ber-setting di Universitas SungKyunKwan di tahun 1300-an. Waktu itu, hanya laki-laki yang diijinkan kuliah untuk bisa masuk menjadi pegawai kerajaan. As we all know, perempuan-perempuan jaman dulu kerjaannya cuma tinggal di rumah dan mengerjakan semua pekerjaan rumah, ga bole belajar tinggi-tinggi.

Beda dengan Yoon Hee yang jadi pusat cerita di drama ini, dia menyamar jadi laki-laki untuk bisa masuk ke universitas ini supaya bisa membiayai hidup keluarganya yang miskin, termasuk adik laki-lakinya yang sakit-sakitan.

Ceritanya ini berkisar antara kehidupan Yoon Hee selama dia menyamar jadi laki-laki selama kuliah di SungKyunKwan dengan tambahan tiga teman-temannya, Lee Sun Joon (Micky YooChun), Goo Yong Ha (Song Joong Ki), dan Moon Jae Shin (Yoo Ah In). Penasaran? Just watch it… Hehehe…

That’s all for tonight. Kalo ada yang mau ditanya ato sekadar meramaikan comment di blog, just let me know. Tulis aja di comment. Hehehe….

GOD Bless!!!

Rgrds,
-Kika-

Me : “Gw pusing, Pa… Nyari proyek KP ga dapet-dapet…”
Papa : “Tenang… Doa aja…”
Me : “Iya…”
Papa : “Dicoba aja terus. Masi ada waktu kok. Jangan lupa doa yah…”
Me : “Iya, Pa…”
Papa : “Ya udah, istirahat ya… Udah malem, besok kan mau kuliah lagi…”
Me : “Iya, Pa… Bye…”

Itu tadi percakapan gw dengan bokap gw kemaren malam yang ngebuat gw nangis setelah gw nutup telepon.
Mengingat gw sudah mau masuk tahun ke-4 gw di bangku perkuliahan dan kalo dihitung-hitung sebentar lagi gw akan lulus, berarti gw mesti cari proyek bwt tugas Kerja Praktek dan kemudian dilanjutkan dengan skripsi.
Siang hari sebelum percakapan kemaren malam itu, gw pergi ke proyek St. Moritz yang ada di Puri Indah bwt apply KP. Gw sendiri tahu kalo intern2 yg mau KP ato magang di sana cukup susah bwt diterima masuk sama kontraktornya, tapi gw dan temen gw tetap kekeuh mau masuk ke sana. Pas nyampe di sana, ternyata kita dilempar lagi bwt ke kantor pusat di daerah Jakarta Selatan.
Gw sendiri ga tau gimana caranya ke sana, sampe2 gw kepikiran untuk sewa mobil sama supir bwt nganterin gw ke sana. Padahal, gw sendiri tau klo bokap gw ga bakalan ngizinin gw untuk ke sana.
Sebenarnya, gw juga udah nyoba cari proyek lain bwt jadi bahan laporan KP gw, tapi hampir semuanya ga ngasih tanggapan yang positif, dari mulai proyek berhenti lah… proyek belum jalan lahh… ato mungkin proyek-nya kurang teknis untuk diceritakan di laporan gw ntar… Gw sampe bingung, mau dibawa kemana kuliah gw ini?

Sempet gw kepikiran untuk nyerah, tapi perjalanan gw udah sejauh ini dan tinggal selangkah lagi bwt lulus dan dapat gelar sarjana. Gw ga mau bikin semua perjuangan gw selama 3 tahun terakhir ini sia-sia… At least, gw pengen ngasih sesuatu bwt orang tua gw yang udah support gw di sini. Karena itu juga, gw merasa bersyukur sama Tuhan dengan keluarga yang sekarang masih gw miliki. Mereka rela ngasih gw pergi ‘keluar dari rumah’ untuk pergi sekolah, dan gw cuma bisa ngasih hasil belajar ‘di luar rumah’ ini sebagai balasan bwt mereka. Hal ini juga yang membuat gw berpikir, “Hal apa lagi yang bisa gw kasi untuk mereka?”. Setelah gw pikir-pikir, ga ada. Sama sekali ga ada. Cuma dengan lulus tepat waktu dan gelar Sarjana Teknik di belakang nama gw, cuma itulah yang balasan yang bisa gw kasi bwt keluarga gw yang udah ngorbanin banyak hal bwt gw supaya gw bisa belajar dan jadi orang seperti sekarang ini.

Gw sangat-sangat bersyukur sama Tuhan, kalau Dia udah ngasih gw keluarga yang luar biasa. Yang selalu ngasih gw dukungan di saat gw menghadapi tantangan, yang selalu kembali memompa semangat gw setiap kali gw merasa gw udah ga sanggup dan hampir jatuh, dan yang selalu mendengar setiap keluh kesah dan tangisan gw di seberang saluran telepon dan selalu sukses untuk bikin gw berhenti menangis dan kembali berjalan menghadapi kenyataan…

Setelah percakapan di telepon malam itu, gw nangis… Karena bokap gw ngingetin gw untuk doa, gw juga mulai buka ayat saat teduh gw malam itu, dan ayat yang gw dapetin kemaren itu dari Bilangan 14:1-10, dan ini beberapa petikannya dari ayat 8 dan 9:

“Jika TUHAN berkenan kepada kita, maka IA akan membawa kita masuk ke negeri itu dan akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. Hanya, janganlah memberontak kepada TUHAN, dan janganlah takut kepada bangsa negeri itu, sebab mereka akan kita telan habis. Yang melindungi mereka sudah meninggalkan mereka, sedang TUHAN menyertai kita; janganlah takut kepada mereka.”

Dari ayat ini, gw belajar kalo Tuhan pasti akan sediakan gw proyek KP yang terbaik bwt gw… I just need my part & HE does HIS… Kalo Tuhan berkenan gw KP di proyek yg gw coba apply, Dia pasti akan ngizinin gw KP di sana. Ga usah takut sama orang-orang sekitaran sana yang mungkin meribetkan prosedur gw untuk bisa KP di sana. Cos HE enables me to do everthing they said… Right now, yang perlu gw lakukan adalah berusaha dan ngikutin maunya Tuhan bwt KP gw… Gw percaya kalo Dia pasti ngasih yang terbaik bwt anaknya ini…
Thanks, Dad…!!!!

I LOVE YOU, MY FAMILY…!!!!
THANKS GOD FOR GIVING ME SUCH A WONDERFUL FAMILY…!!!

“If the LORD delights in us, HE will bring us into this land and give it to us, a land that flows with milk & honey. Only do not rebel against the LORD. And do not fear the people of the land, for they are bread for us. Their protection is removed from them, and the LORD is with us, DO NOT FEAR THEM.”
(Numbers 14:8-9)

GOD Bless !!!!

Blog pada WordPress.com. | Tema: Motion oleh volcanic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.